11:00 AM
Diposting oleh
Reza
10:59 AM
Diposting oleh
Reza
3:57 AM
Diposting oleh
Reza
3:56 AM
Diposting oleh
Reza
3:55 AM
Diposting oleh
Reza
3:55 AM
Diposting oleh
Reza
3:54 AM
Diposting oleh
Reza
3:54 AM
Diposting oleh
Reza
3:53 AM
Diposting oleh
Reza
3:53 AM
Diposting oleh
Reza
3:52 AM
Diposting oleh
Reza
WAN
adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa
Inggris: Wide
Area Network
merupakan jaringan
komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu
jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat
didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router
dan saluran komunikasi publik.
Ciri-Ciri
WAN
1.WAN
pada umumnya menghubungkan peralatan/device yang terpisah jarak
geografis lebih dari yang dapat dijangkau LAN.
2.WAN
memerlukan pelayanan dari Carrier
seperti telepon perusahaan, kabel, system satelit dan provider
network.
3.WAN
menggunakan koneksi serial dari berbagai jenis untuk menyediakan
akses bandwidth ke seluruh wilayah geografis.
Protokol-protokol
pengatur penggunaan media WAN:
- Point-to-Point protocol (PPP)
Protokol PPP adalah merupakan protokol standar yang paling banyak digunakan untuk membangun koneksi antara router ke router atau antara sebuah host ke dalam jaringan dalam media WAN Synchronous maupun Asynchronous.
- Serial Line Internet Protocol (SLIP)
SLIP merupakan pendahulu dari PPP yang banyak digunakan dalam membangun koneksi serial Point-to-Point yang menggunakan protokol komunikasi TCP/IP.
- High-level Data Link Control (HDLC)
Protokol layer data link ini merupakan protokol ciptaan Cisco System, jadi penggunaan protokol ini hanya ketika sebuah jalur WAN digunakan oleh dua buah perangkat router Cisco saja. Apabila perangkat selain produk Cisco yang ingin digunakan, maka protokol yang digunakan adalah PPP yang merupakan protokol standar.
- X.25/LAPB
X.25 merupakan standar buatan organisasi standardisasi ITU-T yang mendefinisikan cara koneksi antara perangkat DTE (Data Terminal Equipment) dengan DCE (Data Communication Equipment) yang memungkinkan perangkat-perangkat komputer dapat saling berkomunikasi. Kelebihan dari X.25 adalah kemampuannya untuk mendeteksi error yang sangat tinggi. Maka dari itu, protokol komunikasi ini banyak digunakan dalam media WAN analog yang tingkat error-nya tinggi.
- Frame Relay
Frame relay merupakan protokol yang khusus digunakan untuk membuat koneksi WAN jenis Packet-Switched dengan performa yang tinggi. WAN protokol ini dapat digunakan di atas berbagai macam interface jaringan. Karena untuk mendukung performanya yang hebat ini, frame relay membutuhkan media WAN yang berkecepatan tinggi, reliabel, dan bebas dari error.
- Asynchronous Transfer Mode (ATM)
ATM merupakan sebuah protokol standar internasional untuk jaringan cell relay, di mana berbagai macam servis seperti suara, video, dan data digandeng bersamaan dengan menggunakan cell-cell yang berukuran tetap. Protokol ATM banyak digunakan untuk memaksimalkan penggunaan media WAN berkecepatan sangat tinggi seperti Synchronous Optical Network (SONET).
- Point-to-Point protocol (PPP)
Protokol PPP adalah merupakan protokol standar yang paling banyak digunakan untuk membangun koneksi antara router ke router atau antara sebuah host ke dalam jaringan dalam media WAN Synchronous maupun Asynchronous.
- Serial Line Internet Protocol (SLIP)
SLIP merupakan pendahulu dari PPP yang banyak digunakan dalam membangun koneksi serial Point-to-Point yang menggunakan protokol komunikasi TCP/IP.
- High-level Data Link Control (HDLC)
Protokol layer data link ini merupakan protokol ciptaan Cisco System, jadi penggunaan protokol ini hanya ketika sebuah jalur WAN digunakan oleh dua buah perangkat router Cisco saja. Apabila perangkat selain produk Cisco yang ingin digunakan, maka protokol yang digunakan adalah PPP yang merupakan protokol standar.
- X.25/LAPB
X.25 merupakan standar buatan organisasi standardisasi ITU-T yang mendefinisikan cara koneksi antara perangkat DTE (Data Terminal Equipment) dengan DCE (Data Communication Equipment) yang memungkinkan perangkat-perangkat komputer dapat saling berkomunikasi. Kelebihan dari X.25 adalah kemampuannya untuk mendeteksi error yang sangat tinggi. Maka dari itu, protokol komunikasi ini banyak digunakan dalam media WAN analog yang tingkat error-nya tinggi.
- Frame Relay
Frame relay merupakan protokol yang khusus digunakan untuk membuat koneksi WAN jenis Packet-Switched dengan performa yang tinggi. WAN protokol ini dapat digunakan di atas berbagai macam interface jaringan. Karena untuk mendukung performanya yang hebat ini, frame relay membutuhkan media WAN yang berkecepatan tinggi, reliabel, dan bebas dari error.
- Asynchronous Transfer Mode (ATM)
ATM merupakan sebuah protokol standar internasional untuk jaringan cell relay, di mana berbagai macam servis seperti suara, video, dan data digandeng bersamaan dengan menggunakan cell-cell yang berukuran tetap. Protokol ATM banyak digunakan untuk memaksimalkan penggunaan media WAN berkecepatan sangat tinggi seperti Synchronous Optical Network (SONET).
1. Percaya Diri
Percaya diri adalah ciri khas seorang
entrepreneur. Ini adalah modal pertama yang harus dimiliki. Kita memang
tidak dilahirkan dengan tingkat percaya diri yang sama, namun bukan
berarti Anda tidak mampu. Brad Sugars mengatakanconfident muncul
karena tindakan dan pengambilan keputusan yang berani saat mereka dalam
keraguan. Justru disaat ragu mereka lebih banyak memutuskan “Yes”
daripada “No”.
Mereka yang sering mengalami keraguan harus lebih
sering mengambil keputusan kecil dan besar. Dengan demikian keputusan
ini akan memupuk rasa percaya diri dan respek dari kawan maupun lawan.
2.
Memiliki rasa tanggungjawab
Mereka bertanggung jawab untuk
menyelesaikan pekerjaan dengan sepenuh hati. Mereka bertindak dan
memberi perhatian penuh terhadap proses. Mereka melihat solusi dari
setiap masalah, bukan menyalahkan keadaan atau anak buah betapapun sulit
keadaan itu. Dengan mental positif ini sang pengusaha mengajarkan
seluruh karyawan untuk belajar bertanggung jawab. Mereka menggerakkan
setiap individu agar dapat diandalkan dan membiarkan setiap individu
merasakan nikmatnya memenangkan profit, teamwork, dan kesuksesan bisnis.
3.
Mampu berkomunikasi
Entrepreneur menyadari bahwa faktor
manusia sangat penting bagi kesuksesan bisnis. Bukan hanya karyawan tapi
termasuk juga customer, business partner, dan elemen manusia lainnyalah
yang membuat bisnis sukses atau hancur berkeping-keping. Maka
komunikasi menjadi kunci kesuksesan dalam menciptakan hubungan yang
harmonis.
Seorang entrepreneur terus mempelajari cara
berkomunikasi efektif, baik secara tulisan maupun lisan.Mereka mau
mendengar, berpikiran terbuka, menjaga integritas dengan mengatakan
secara jujur apa yang ada didalam pikirannya.
4. Sangat Terbuka
untuk Belajar Hal Baru
Ini adalah salah satu karakteristik
yang paling saya kagumi. Enterpreneur adalah pembelajar sejati. Mereka
sangat terbuka dengan semua hal yang berhubungan dengan ilmu baru.
Banyak yang tidak mengecap pendidikan bisnis secara formal, namun mereka
penuh semangat mencari informasi, bertanya, riset dan membaca buku.
Tidak sedikit entrepreneur yang autodidak, mereka belajar dari
kesalahan. Mereka tidak memiliki arogansi, ego dan dibutakan dengan
melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang.
5. Team
Player
Ini satu hal yang menarik berdasarkan penelitian para
pakar bisnis. Entrepreneur adalah pemain tim yang penuh komitmen. Mereka
menyadari bahwa sebatang lidi bisa dengan mudah dipatahkan, namun sapu
lidi sangat sulit untuk dihancurkan. Bersatu kita teguh, bercerai kita
runtuh. Mereka juga menciptakan leverage, daya ungkit dari
teamwork untuk menyelesaikan persoalan bisnis yang rumit dan berat.Tidak
ada entrepreneur yang sukses tanpa dukungan tim sukses.
6.
System-Oriented
Seperti seorang ahli matematika, formula yang
benar akan memberikan hasil yang benar. Selama kita masih menggunakan
formula yang sama, hasilnya pasti sama. Seorang entrepreneur sangat
mengandalkan sistem. Mereka berupaya menyelesaikan masalah dengan sistem
sebelum mencari penyelesaian manusia. Mereka percaya bahwa bisnis yang
sukses bukan karena mengandalkan manusianya tapi sistemlah yang
bekerja.Manusia bisa sakit, cuti, resign. Jika entrepreneur
mengandalkan manusia, maka sistem akan berhenti saat manusianya tidak di
tempat.
Untuk itu entrepreneur perlu membuat sebuah blueprint
dan guidance agar ada alat yang bisa memandu untuk mencapai
hasil yang diinginkan secara konsisten. Nah, saat terjadi sebuah
masalah, seorang entrepreneur akan menganalisa sistem yang sudah ada,
melakukan desain ulang, implementasi, dan menyempurnakan sistem
tersebut.
7. Dedikasi Tinggi
Seorang entrepreneur
mendedikasikan dirinya untuk menyelesaikan rencana-rencananya, visinya,
dan mimpi-mimpinya yang merupakan tujuan hidupnya.Salah satu alasan
mengapa sebuah perusahaan gagal adalah karena bisnis tersebut kehilangan
fokus.Contoh yang sangat nyata, Donald Trump sangat fokus dengan
property, Anita Roddick sangat fokus dengan kosmetik ramah lingkungan,
Warren Buffet sangat fokus dengan investing, Bill Gates sangat fokus
dengan Microsoft, Michael Dell sangat fokus dengan Dell Computer,Robert
Kyosaki sangat fokus dengan edukasi financial, Anthony Robbins sangat
fokus dengan peak performance coach. Tidak menghiraukan masalah dan
upaya yang harus dilakukan, seorang pengusaha sangat berdedikasi tinggi
dan single-minded atas komitmen terhadap goal mereka.
8.
Grateful
Entrepreneur sejati ternyata adalah orang-orang yang
penuh rasa syukur. Mereka sadari semakin bersyukur, semakin tangan
terbuka semakin terbuka pula pintu-pintu rizki.Karena hanya orang yang
menghargai pemberian akan lebih banyak diberi.Mereka bukan hanya
bersyukur menerima kebaikan, namun mereka juga bersyukur karena mendapat
pembelajaran dari kesalahan. Mereka tidak menganggap remeh apapun, dan
inilah yang memberikan mereka ketekunan, daya tahan serta fleksibilitas
untuk terus maju.
9. Optimistic
Mereka sangat
optimis. Mereka tidak menjadikan kegagalan masa lalu menjadi hambatan
untuk maju. Ambil hikmah dari kegagalan dan ciptakan momentum baru. Saat
musim kemarau mereka tetap menaruh harapan bahwa musim hujan akan tiba
dan saat makmur menghampiri, mereka menambah keyakinan, iman, dan
pengharapan bahwa dunia akan menjadi lebih baik.
10. Fun
Semangat
tinggi. Sebanyak 80% kegagalan di dunia bisnis disebabkan oleh manusia.
Untuk itu entrepreneur sangat menghargai hubungan antar-manusia. Mereka
sangat mudah didekati, suka bersosialisasi juga humoris. Semangat
mereka menular kepada team, pelanggan, teman, suplier.Meskipun
mereka adalah pekerja keras, mereka juga seimbang dalam membagi
kesenangan, bersama keluarga. Para psikolog mengakui, entrepreneur yang
memiliki keseimbangan antara kerja keras dengan fun adalah orang yang
lebih berpotensi memiliki karir dan kesuksesan lebih tinggi lagi.
11.
A Leader by Example
Selain self motivated, mereka juga
memiliki kemampuan untuk memimpin orang. Mereka memahami pentingnyateamwork,
dan mereka memahami bahwa mendukung orang lain untuk sukses dan menjadi
pemimpin akan membawa hasil yang lebih memuaskan lagi.Mereka bukan
leader yang tidak bisa digantikan sehingga menimbulkan ketergantungan.
12.
Not Afraid of Risk or Success
Bukan hanya mengambil
kesempatan, namun mereka mengambil resiko. Banyak orang menghambat
kesuksesan dengan cara menurunkan mimpi dan takut dengan kemungkinan
sukses. Ada pengusaha yang masih memiliki employee mindset
bertahan dengan familiarity, zona nyaman, dan berusaha untuk
tidak berubah. Entrepreneur bukan orang yang tak kenal rasa takut.
Mereka menciptakan prioritas sehingga mengalahkan rasa takut gagal,
frustrasi, kebosanan, ketidakpuasan dan takut sukses.
Salam
FUNtastic!
Written by:
Tom Mc Ifle
COO
ActionCOACH Indonesia
Business & Executive Coach
Penulis
buku best seller, Profit is King, Rahasia Meledakkan Profit Tanpa Ik
10:44 PM
Diposting oleh
Reza
Dunia
Modern menuntut profesionalisme. Nilai yang perlu kita tingkatkan
adalah profesionalisme dalam bermasyarakat, berorganisasi, dunia kerja
dan dunia usaha. Tahukah bahwa dunia saat ini mencari orang-orang yang
profesional bahkan mereka berani bayar mahal untuk itu. Kalau dari
sekarang kita mulai mengembangkan profesionalisme maka beberapa waktu
kedepan kita akan memiliki kehidupan yang berkualitas tinggi.Pemahaman Profesional:
Seseorang yang melakukan suatu (kegiatan, aktivitas, usaha, pekerjaan) yang dilakukan untuk mendapatkan (nafkah, kesenangan) atau memberi (konstribusi) dengan mengandalkan (keahlian, keterampilan, kemahiran) yang tinggi dengan melibatkan komitmen pribadi (moral) yang mendalam.
Profesionalisme:
Lebih mengarah pada (spirit, jiwa, sikap, karakter, semangat, nilai) yang dimiliki dari seorang yang profesional.
Tanpa profesionalisme sebuah institusi, sebuah organisasi, sebuah perusahaan tidak akan bertahan lama dan langgeng, karena jiwa profesionalisme inilah yang menghidupkan setiap aktivitas-aktivitas yang ada didalamnya. Julukan profesional sebenarnya bukan label yang kita berikan untuk diri sendiri melainkan penilaian orang lain atas kinerja dan peforma yang kita tampilkan.
7 Strategi menjadi Pribadi yang profesional:
1. Kembangkan keahlian (Expert)
Untuk menjadi seorang yang profesional tidak cukup hanya lewat pendidikan formal, diperlukan lebih dari sekedar gelar akademis. Kita perlu melalui proses pembelajaran dan pengembangan diri yang terus menerus. Kita harus menggali potensi dan kemampuan kita dan terus dikembangkan sampai kita menjadi ahli. Fokus pada kekuatan kita dan bukan pada kelemahan kita, lakukan eksplorasi (organisasi sebagai sarana), sadari setiap kita punya keunikan dan kekhususan jadi kita perlu inves waktu untuk mengembangkannya. Hal ini butuh ketekunan, usaha, kerja keras, kemauan yang kuat dan inisiatif. Terus tingkatkan pemahaman kita lewat seminar, buku, audio, latihan.
2. Mahir membangun hubungan (Relationship)
Kemampuan kita membangun hubungan (bersosialisasi) dengan orang lain sangat menentukan keberhasilan kita dalam kehidupan. Ini berlaku dalam setiap aspek kehidupan seperti: pergaulan, organisasi, dunia usaha, pekerjaan, keluarga. Makanya tidak heran sejumlah studi ilmiah menyimpulkan 85% kunci sukses ditentukan bukan dari keahlian/keterampilan teknis melainkan kemahiran dalam menjalin hubungan baik dengan orang lain. Bila anda ingin menjadi seorang yang profesional dalam hidup ini, apapun tujuan dan bidang yang anda pilih, anda harus belajar membina hubungan yang baik dengan orang banyak dari berbagai kalangan. Karena masyarakat mungkin masih bisa menerima orang yang tidak punya keahlian khusus tapi mereka sulit menerima orang yang tidak bisa berhubungan baik dengan orang lain.
3. Tingkatkan kemampuan berkomunikasi (Communicator)
Seberapa jauh dan dalamnya suatu hubungan dapat terjalin ditentukan oleh komunikasi. 90% penyebab hancurnya suatu hubungan pernikahan, pertemanan, organisasi, bisnis, diakibatkan komunikasi yang salah. Komunikasi yang baik harus bersifat dua arah. Seorang komunikator yang handal adalah seorang pendengar yang baik. Seorang yang profesional harus mampu mengkomunikasikan suatu hal dengan jelas dan tepat pada sasaran.
4. Hasilkan yang terbaik (Excellent)
Seorang profesional sejati akan selalu berusaha menghasilkan karya yang berkualitas tinggi dan kinerja yang maksimal. “Profesional don’t do different thing, they do thing differently”. Untuk menjadi profesional kita harus terus mencoba memberikan dan mengerjakan lebih dari apa yang diharapkan. Waktu kita lakukan suatu kegiatan, project, kerjaan, tugas hasilkan yang terbaik. Jangan puas dengan rata-rata kejar hasil yang excellent. Lakukan yang terbaik hari ini untuk bayaran hari esok. Pikirkan selalu (Mindset) apa yang dapat saya lakukan untuk add value bukan apa yang saya bisa peroleh.
5. Berpenampilan menarik (Good Looking)
First impression is very important! Karena orang akan menilai kita 10 detik pertama apakah mereka bisa menerima kita atau tidak. Sama halnya kalau kita mau beli barang lihat packaging dulu, mau nonton film lihat preview dulu, mau masuk toko lihat dekor yang paling menarik. Penampilan menarik tidak harus mahal, anda hanya perlu kreatifitas dalam menata penampilan diri anda.
6. Kehidupan yang seimbang (Balance of life)
Seorang profesional harus mampu atur prioritas dan menjalankan berbagai peran. Setiap kita mungkin memiliki banyak peran dalam hidup ini seperti: sebagai anak, ayah, anggota organisasi, ketua, sales, karyawan. Kita harus dapat berfungsi dengan benar sesuai dengan peran yang kita jalankan jangan sampai tercampur aduk. Hidup ini harus dijaga agar seimbang dalam berbagai aspek.
7. Memiliki nilai moral yang tinggi (Strong Value)
Untuk menjadi seorang yang profesional sejati kita harus memiliki nilai moral yang tinggi. Hal ini yang akan membedakan setiap kinerja, usaha, karya dan kegiatan yang kita lakukan dengan orang lain. Sementara orang lain kompromi, menggunakan cara-cara yang tidak etis untuk mencapai tujuannya kita tetap berpegang pada prinsip yang benar. Diluar sana ada begitu banyak cara-cara pintas dan penyimpangan yang terjadi, oleh karena itu kita harus mampu mempertahankan sikap profesionalisme. Perlahan-lahan masyarakat akan menyadari bahwa anda berbeda dengan yang lainnya.
Kiranya Strategi diatas dapat diterapkan secara baik bagi kita semua, semoga bermanfaat. Salam Sukses dan Profesional! :)
- Agus Wijaya -
Langganan:
Postingan (Atom)
