Sejarah Google

Hari ini siapa yang tidak mengenal Google? Raksasa Internet yang satu ini lambat laun semakin populer di dunia internet dan semakin jauh meninggalkan pesaing – pesaingya. Dengan kurang lebih 20000 pekerja full time saat ini, Google selalu mengeluarkan inovasi dan produk baru yang semakin lama semakin sulit tersaingi oleh kompetitornya. Saat ini Google merupakan perusahaan besar di Amerika dengan penghasilan sekitar $21 Milyar di tahun 2008 dan ditargetkan mencapai $40 Milyar di tahun 2009 ini.Penghasilan sebesar itu 99,9% diperoleh dari periklanan yang tersebar hampir di semua aspek dunia maya.Google yang mempunyai misi awal untuk “menyatukan semua informasi dari seluruh dunia dan membuatnya mudah diakses serta berguna” ini memang kini memang menjadi “bintang” di dunia internet.
Google Pada Saat Versi Beta tahun 1998
Namun siapa sangka raksasa dan bintang internet itu berasal dari garasi salah seorang teman dua pemuda dan dimulai pada Januari 1996. Pada saat itu sebuah penelitian dilakukan oleh Larry Page dan bekerja sama dengan Sergey Brin ketika mereka berdua masih mahasiswa PhD di Stanford University, California. Mereka berkesimpulan bahwa mesin pencari yang menganalisa hubungan antar website menghasilkan hasil ranking yang lebih baik daripada search engine dengan metode yang ada saat itu.
Akhirnya mereka berdua membuat search engine dengan nama “BackRub” karena memiliki sistem yang melakukan pengecekan backlink untuk memperkirakan tingkat penting tidaknya sebuah situs. Pada saat itu sebuah Search Engine kecil bernama Rankdex juga sedang melakukan penyelidikan yang sama.
Berdasarkan logika bahwa halaman dengan banyak link mengarah ke halaman tersebut adalah halaman yang penting dan relevan, maka Larry Page dan Sergey Brin melakukan pengujian dan menjadikan thesis mereka sebagai penelitian untuk search engine mereka. Akhirnya search engine buatan mereka digunakan oleh Stanford University di google.stanford.edu. Dan domain google.com diregistrasikan pada 15 september 1997 dan menjadi perusahaan Google Inc.
Pada 4 September 1998, Google yang pada saat itu masih berkantor di Garasi milik salah seorang teman Larry Page dan Sergey Grin sudah mencapai investasi hingga $1,1 juta, termasuk $100,000 dari Andy Bechtolsheim, salah satu penemu Sun Microsystems. Google baru berpindah kantor pada maret 1999 ke Palo Alto. Sejak sat itu google terus berkembang dan terus memperoleh banyak kunjungan ke search enginenya karena desain yang simple dan hasil pencarian yang bagus.
Server Pertama Milik Google
Server Pertama Milik Google
Pada tahun 2000 kahirnya Google mulai membuka jalur periklanan berdasarkan keywords, yaitu Google Adwords. Pada 4 September 2001 Google juga mematenkan sebuah sistem perankingan hasil pencarian yang saat ini populer disebut PageRank. Kesuksesan Google terus melejit dengan semakin banyaknya inovasi serta service yang bermanfaat bagi pengguna internet. Hal itu sempat membuat banyak raksasa internet lainnya seperti Yahoo, bahkan Microsoft menjadi khawatir. Bahkan sampai saat ini pun Google tetap berinovasi dengan akan meluncurkan berbagai Produk baru seperti Google Flip serta selalu mengupdate dan mengembangkan produk lamanya seperti Picasa dan Google Chrome. Bahkan Google juga rajin menyempurnakan dan melengkapi berbagai fitur produknya seperti Google Translate yang kini widgetnya bisa dipasang di semua halaman situs.
Nama Google sendiri sebenarnya adalah plesetan dari kata Googol yang berarti 10 pangkat 100, yang berarti angka 1 dan diikuti seratus angka nol yang dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa di Google ada banyak sekali informasi yang hampir “tak terhitung” banyaknya.

sumber : http://www.pusatgratis.com/berita-terbaru/berita-internet/sejarah-google-dari-sebuah-garasi-hingga-ke-seluruh-dunia.html

Sejarah Penemuan Remote TV

Apakah kalian tahu bagaimana sejarahnya remote ditemukan, ini saya dapatkan dari seorang sahabat.

Sejarah remote televisi



remote televisi dikembangkan pertama kali oleh zenith radio corp tahun 1950, “lazy bones”–merk dagang pertama remote tersebut– dengan lagu iklan “prest-o! Change-o! Just press a button… to change a stasiun” dalam pengoperasiannya masih menggunakan kabel yang dihubungkan dengan tv. Inovasi ini kurang mendapat sambutan dari konsumen pada saat itu berhubung kabel yang menjulur antara remote dan tv sering mengakibatkan kaki tersandung (tersandung ato tersanjung ya? Hehe).



tahun 1955 zenith menghilangkan kabel dan menggantinya dengan teknologi cahaya (flashmatic), dimana seberkas cahaya/sinar dipancarkan dari modul remote untuk mengendalikan sel photo yang terdapat pada tv. Sayangnya sel foto pada tv kurang bisa mengenali mana cahaya yang datang dari remote dan cahaya yang datang dari sumber lainnya, sehingga terkadang ketika ada terkena lampu ruangan/sinar matahari, saluran ato volume pada tv dapat berpindah dengan sendirinya.



tahun 1956 robert adler mengembangkan teknologi baru dengan gelombang ultrasonik (space commands). Pada modul remote terdapat piezoelektrik penghasil gelombang ultrasonik, sedangkan pada tv tertanam mikrofon yang telah di tune pada frekuensi yang sama. Banyak keluhan dari konsumen bahwa gelombang yang dihasilkan dari remote tersebut mengganggu binatang peliharaan terutama anjing. Kemudian saluran atau volume dapat berpindah sendiri bila ada frekuensi dari alat lain yang senada dengan frekuensi pada tv. Pada dasarnya teknologi ini rentan akan interferensi frekuensi.

Penggunaan remote control semakin rumit ketika pada tahun 1970 bbc memperkenalkan moda teletext dengan merk dagang ceefax pada dunia siaran komersial tv. Teletext membutuhkan teknologi yang dapat menginput data biner pada tv, tidak hanya pemindahan saluran dan volume seperti halnya remote tv terdahulu. Kita di indonesia juga sempat mengenal teletext pada medio 90-an namun tidak berlangsung lama. Sistem awal ceefax teletext sendiri masih bergantung pada kabel karena saat itu belum ada teknolgi nirkabel yang mumpuni bagi moda teletext.



baru pada 1977, itt mengembangkan teknologi remote control menggunakan sinar infra merah. Sistem ini masih terus digunakan sampai saat ini dan itt protocol menjadi sistem standar bagi penggunaan bentuk telekomunikasi yang menggunakan sinar inframerah.

Penemu remote televisi



bicara tentang remote tv, tak mungkin melupakan jasa seorang ahli fisika bernama robert adler. Dialah orang yang berjasa menciptakan alat yang bukan saja membuat praktis dalam menonton televisi, tapi juga mempengaruhi peradaban umat manusia. Remote control temuan adler diperkenalkan setengah abad silam, tepatnya pada tahun 1956, saat ia menjabat direktur riset zenith electronics, produsen televisi as. Remote control bernama space command itu lahir ketika bangsa as memasuki era emas pertelevisian, ketika fungsi televisi mengalami perubahan dari semula barang luks (mewah) menjadi sumber informasi dan hiburan masyarakat.

Memang, ketika pertama diluncurkan, space command tergolong bukan gadget yang “nyaman” jika diukur dengan standar zaman sekarang. Bagaimana tidak, beratnya saja hampir 1 kg (sekitar 8 ons), sementara harganya yang mencapai 100 dolar as kala itu, setara dengan sepertiga harga pesawat televisi. Namun demikian, temuan remote control space command tercatat sebagai state of the art dan puncak penampilan dari sebuah pencarian yang panjang.

Harus diakui pula, robert adler bukanlah orang pertama yang menemukan remote control. Lebih tepat ia sebagai penyempurna atas temuan sebelumnya yang juga diluncurkan oleh zenith dengan berbagai macam kelemahan.



di sinilah konsep remote control adler masuk. Berbeda dengan prinsip kerja remote hasil gagasan polley, remote control adler yang diberi nama space command menggunakan ultrasonik atau suara frekwensi tinggi yang dihasilkan dengan cara menekan tombol yang terbuat dari lempengan aluminium tipis. Alat ini tak butuh baterai dan dikenal sebagai “the clickers” karena tidak berisik. Kampanye atau promosinya cukup menarik, “nothing between you and the set, but space” (tak ada apapun antara anda dan pesawat televisi, kecuali space (ruang).” remote ini dengan cepat menggantikan flashmatic dan teknologi ini menjadi standar industri pertelevisian hingga tahun 1980-an, ketika sinyal infra merah menjadi standar remote yang baru. Siapa robert adler?

Robert adler lahir di wina pada tanggal 4 desember 1913 dari sebuah keluarga kelas menengah yang mapan dari austria. Ibunya adalah seorang dokter dan ayahnya ahli sosiologi. Setelah mendapat gelar phd dalam bidang fisika dari universitas wina tahun 1937—saat nazi menganeksasi austria—ia kemudian berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain, mulai dari belgia, inggris hingga akhirnya ke as pada tahun 1941. Ia langsung bergabung dengan zenith electronics di chicago, yang memberinya keleluasaan mengejar projek apa pun yang dia inginkan.



selama pd ii adler bekerja pada bagian oskilator frekuensi tinggi dan filter elektro mekanik radio pesawat terbang. Usai pd ii ia meneruskan pekerjaan pada teknologi televisi, di mana ia mampu menemukan sejumlah peralatan dan berjasa dalam revolusi petelevisian. Adler memelopori penggunaan teknologi penggunaan tabung hampa udara bercahaya yang meningkatkan kualitas transmisi audio televisi. Ia juga menjadi pelopor dalam pengembangan teknologi gelombang akustik permulaan yang menjadi dasar bagi pengembangan teknologi layar sentuh (touch screen).

Dalam kiprahnya selama 60 tahun di zenith, mulai dari sebagai direktur riset dan menjadi konsultan lepas setelah ia pensiun pada tahun 1979, adler telah mengantongi lebih dari 180 paten. Meskipun remote control adalah puncak temuan yang mengantarkannya pada ketenaran, ia mengaku bangga atas temuan lainnya.

Atas kerja keras dan prestasinya, berbagai penghargaan pun dianugerahkan kepada adler. Atas temuan remote control space command, adler menerima anugerah outstanding technical achievement award 1958 dari institute of radio engineers atau sekarang dikenal dengan the institute of electronical and electronics engineerra (ieee). Adler juga menerima anugerah dari ieee berupa outstanding technical paper award tahun 1974, atas tulisannya berjudul “an optical video dsc player for ntsc receivers”, yang merupakan presentasi awal atas kerjanya, yang kemudian dikenal dengan video cakram digital (digital video disc, dvd). Penghargaan lainnya adalah edison medal 1980 dan ultrasonic achievement 1981. Edison medal adalah penghargaan tahunan yang diberikan kepada orang dalam kariernya berjasa dalam ilmu kelistrikan, rekayasa listrik, dan seni listrik.

Berkaitan dengan televisi dan remote control, ada yang unik dalam diri adler. Di rumahnya ia hanya punya tiga remote control lebih sedikit dari jumlah remote control yang ada di rumah keluarga as, yang rata-rata memiliki sedikitnya empat remote control. Soal televisi, saat bicara pada the chicago tribune pada tahun 1996, adler berkata, “aku hampir tak pernah menyalakan televisi dan berselancar channel (dengan remote control)”. Adler meninggal dunia di idaho, as, pada 15 februari 2007 atau dua pekan setelah permohonan patennya yang terakhir mengenai teknologi touch screen (layar sentuh) disetujui kantor paten dan merek dagang as 1 februari 2007.

Sejarah Blogger

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhESDs-Yh8eEPwTuaDmHRXwYUJnmWZ7FuheZQM4STrSLFodsQAy4XNgb2-Z1PIioqymYHyCB9pl5v9gkl4SkRvRwF65eBwuayaDOkpWLRxorSk0hGXiK4OdO7bIDJlGq6b-jXeKugmLfOQ/s1600/blogger-logo.png

Blog merupakan singkatan dari "web log" adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.

Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.

Ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di Internet. Dan masih bisa berkembang lagi, karena saat ini ada banyak sekali software, tool dan aplikasi Internet lain yang mempermudah para blogger (sebutan pemilik blog) untuk merawat blognya. Selain merawat dan terus melakukan pembaharuan di blognya, para blogger yang tergolong baru pun masih sering melakukan blogwalking, yaitu aktivitas dimana para blogger meninggalkan link di blog atau situs orang lain seraya memberikan komentar.

Beberapa blogger kini bahkan telah menjadikan blognya sebagai sumber pemasukan utama melalui program periklanan AdSense, posting berbayar, jualan link, afiliasi dan lain-lain. Sehingga kemudian muncullah istilah profesional blogger, atau problogger, orang yang menggantungkan hidupnya hanya dari aktivitas ngeblog. Karena memang faktanya banyak chanel-chanel pendapatan dana baik berupa dolar maupun rupiah dari aktivitas ngeblog ini.

Blogger atau yang sekarang disebut Blogspot sudah tidak asing lagi di kalangan blogger. Penyedia layanan blog gratisan ini adalah perusahaan besar yang menyaingi WordPress sehingga bisa dibilang merupakan penyedia blog gratisan nomor satu paling laris di dunia.

Sejarah Blogger :

Blogger sebenarnya adalah sebuah sistem publikasi blog (blog publishing system) yang pada awalnya dibuat oleh Pyra Labs pada tanggal 23 Agustus 1999 dan merupakan sebuah dedicated blog-publishing tool pertama kali yang diperuntukkan untuk membantu mempopulerkan format tersebut.

Pada bulan Februari 2003, dikarenakan kepopulerannya, akhirnya Pyra Labs diakuisisi oleh Google. Akuisisi ini menyebabkan fitur premium yang sebelumnya dikenakan biaya, kemudian berubah gratis.

Pada tahun 2004, Google mengenalkan layanan barunya “Picasa”, yaitu sebuah aplikasi untuk mengorganisir dan mengedit foto digital. Layanan ini kemudian diintergrasikan dengan utility sharing foto Hello ke dalam layanan Blogger, sehingga memungkinkan seorang pengguna blogger untuk memposting foto-foto mereka ke dalam blog yang dibuatnya.

Pada tanggal 9 Mei 2004, “Blogger” mendesain ulang tampilan utamanya, berbagai perubahan dilakukan di dalam Blogger dengan menambahkan berbagai fitur seperti web standards-compliant template, halaman arsip individu untuk posting, komentar dan posting menggunankan email.

Pada tanggal 14 Agustus2006, “Blogger” meluncurkan rilis terbaru dalam “versi beta” dengan kode “invader”, bersamaan dengan rilis versi Gold. Ini membuat berpindahnya pengguna Blogger ke server Google dan disertai dengan ditambahkannya beberapa “fitur baru” di dalamnya.

Dalam bulan Desember 2006, akhirnya versi terbaru Blogger tersebut tidak lagi dalam “versi beta” dan dalam “bulan Mei 2007″, Blogger telah benar-benar berpindah ke server Google.

sumber:http://www.gudangmateri.com/2010/10/sejarah-berdiri-bloggercom.html

Power Supply Unit


A power supply unit (PSU) supplies direct current (DC) power to the other components in a computer. It converts general-purpose alternating current (AC) electric power from the mains (110 V to 120 V at 60 Hz [115 V nominal] in North America, parts of South America, Japan, and Taiwan; 220 V to 240 V at 50 Hz [230 V nominal] in most of the rest of the world) to low-voltage (for a desktop computer: 12 V, 5 V, 5VSB, 3V3, −5 V, and −12 V) DC power for the internal components of the computer. Some power supplies have a switch to select either 230 V or 115 V. Other models are able to accept any voltage and frequency between those limits and some models only operate from one of the two mains supply standards.
Most modern desktop computer power supplies conform to the ATX form factor. ATX power supplies are turned on and off by a signal from the motherboard. They also provide a signal to the motherboard to indicate when the DC power lines are correct so that the computer is able to boot up. While an ATX power supply is connected to the mains supply it provides a 5 V stand-by (5VSB) line so that the standby functions on the computer and certain peripherals are powered. The most recent ATX PSU standard is version 2.31 of mid-2008.

Power rating and efficiency

Computer power supplies are rated based on their maximum output power. Typical power ranges are from 500 W to lower than 300 W for small form factor systems intended as ordinary home computers, the use of which is limited to web-surfing and burning and playing DVDs. Power supplies used by gamers and enthusiasts mostly range from 450 W to 1400 W. Typical gaming PCs feature power supplies in the range of 350–800 W, with higher-end PCs demanding 800–1400 W supplies. The highest-end units are up to 2 kW strong and are intended mainly for servers and, to a lesser degree, extreme performance computers with multiple processors, several hard disks and multiple graphics cards. The power rating of a PC power supply is not officially certified and is self-claimed by each manufacturer. A common way to reach the power figure for PC PSUs is by adding the power available on each rail, which will not give a true power figure. Therefore it is possible to overload a PSU on one rail without having to use the maximum rated power.
This may mean that if:
  • PSU A has a peak rating of 550 watts at 25°C, with 25 amps (300 W) on the 12 volt line, and
  • PSU B has a continuous rating of 450 watts at 40°C with 33 amps (400 W) on the 12 volt line,
and if those ratings are accurate, then PSU B would have to be considered a vastly superior unit, despite its lower overall power rating. PSU A may only be capable of delivering a fraction of its rated power under real world conditions.
This tendency has led in turn to greatly overspecified power supply recommendations, and a shortage of high-quality power supplies with reasonable capacities. Simple, general purpose computers rarely require more than 300–350 watts maximum. Higher end computers such as servers and gaming machines with multiple high power GPUs are among the few exceptions.

Appearance

Most computer power supplies are a square metal box, and have a large bundle of wires emerging from one end. Opposite the wire bundle is the back face of the power supply, with an air vent and an IEC 60320 C14 connector to supply AC power. There may optionally be a power switch and/or a voltage selector switch. A label on one side of the box lists technical information about the power supply, including safety certifications maximum output power. Common certification marks for safety are the UL mark, GS mark, TÜV, NEMKO, SEMKO, DEMKO, FIMKO, CCC, CSA, VDE, GOST R and BSMI. Common certificate marks for EMI/RFI are the CE mark, FCC and C-tick. The CE mark is required for power supplies sold in Europe and India.
A RoHS or 80 PLUS can also sometimes be seen.
Dimensions of an ATX power supply are 150 mm width, 86 mm height, and typically 140 mm depth, although the depth can vary from brand to brand.

Connectors

Various connectors from a computer PSU.
Typically, power supplies have the following connectors (all are Molex (USA) Inc Mini-Fit Jr, unless otherwise indicated):
  • PC Main power connector (usually called P1): This is the connector that goes to the motherboard to provide it with power. The connector has 20 or 24 pins. One of the pins belongs to the PS-ON wire (it is usually green). This connector is the largest of all the connectors. In older AT power supplies, this connector was split in two: P8 and P9. A power supply with a 24-pin connector can be used on a motherboard with a 20-pin connector. In cases where the motherboard has a 24-pin connector, some power supplies come with two connectors (one with 20-pin and other with 4-pin) which can be used together to form the 24-pin connector.
  • ATX12V 4-pin power connector (also called the P4 power connector). A second connector that goes to the motherboard (in addition to the main 24-pin connector) to supply dedicated power for the processor. For high-end motherboards and processors, more power is required, therefore EPS12V has an 8 pin connector.
  • 4-pin Peripheral power connectors: These are the other, smaller connectors that go to the various disk drives of the computer. Most of them have four wires: two black, one red, and one yellow. Unlike the standard mains electrical wire color-coding, each black wire is a ground, the red wire is +5 V, and the yellow wire is +12 V. In some cases these are also used to provide additional power to PCI cards such as FireWire 800 cards.

Tempat Penyimpanan Data Secara Online



Membuat backup data di portable hard drive, flash disk, cd atau pun dvd tentu sudah jamak dilakukan. Untuk data yang dianggap sangat penting ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk menyimpan data tersebut secara online. Dengan menyimpan data secara online Anda dapat mengakses data tersebut dari mana saja tanpa perlu selalu membawa flash disk. Anda juga tidak perlu khawatir Anda kehilangan data karena virus atau pun karena media penyimpan yang rusak.

Berikut ini adalah beberapa situs yang menyediakan layanan penyimpanan data secara online:
1. Mozy.com
Mozy.com menawarkan tempat penyimpanan secara online dengan kapasitas 2GB untuk versi gratis. Dengan kapasitas sebesar itu Anda dapat menyimpan 200 file MP3 dan 300 foto.
Fitur yang terdapat pada Mozy versi gratis adalah sebagai berikut:
  • Backup data secara otomatis atau berdasarkan jadwal
  • Enkripsi file pada saat proses backup data
  • Akses file dari desktop Windows maupun Macintosh
  • Kapasitas simpan sebesar 2 GB
Jika Anda merasa kapasitas sebesar 2GB tidak cukup Anda dapat melakukan upgrade. Dengan biaya sebesar $ 4.95 per bulan Anda mendapatkan kapasitas yang tidak terbatas.
2. ZumoDrive.com

ZumoDrive.com menawarkan kapasitas penyimpanan sebesar 1 GB untuk versi gratis. Untuk versi berbayar, ZumoDrive.com menawarkan beberapa pilihan paket yaitu mulai dari $2.99 per bulan untuk kapasitas 10 GB.
3. ADrive.com
ADrive.co menawarkan kapasitas penyimpanan yang cukup fantastis, yaitu sampai 50 GB. Lebih dari cukup kalau sekedar buat backup data penting Anda. Untuk versi gratis tidak support koneksi via FTP dan aplikasi desktop.
4. Humyo.com

Humyo.com menawarkan kapasitas penyimpanan sebesar 10GB yang dibagi menjadi dua, yaitu 5GB untuk media file dan 5GB lagi untuk non media file. Untuk versi gratis hanya dapat diakses melalui web. Humyo.com merupakan
perusahaan yang satu grup dengan perusahaan antivirus TrendMicro sehingga dari segi reputasi tidak perlu diragukan lagi.

Source :Reza's Friend

All about Motherboard

MOTHERBOARD Motherboard Adalah Salah Satu Komponen Dari

Perbedaan Intel Core i3, i5, dan i7



haxims.blogspot.com


Intel dah agak lama merilis processor terbarunya yaitu Intel core i7, kemudian disusul i5 dan i3. Yang perlu diperhatikan nanti Intel ga bakal pake lagi brand core 2 duo dan core 2 quad, sedangkan brand pentium dan celeron bakal dipertahankan. Terus kalo brand centrino mereka bakal pake di produknya yang berbasis Wifi dan Wimax, jadi ga bakal lagi kita nemuin notebook dengan brand Intel Centrino.

Lalu apa perbedaan dari ketiga produk barunya tersebut? Intinya sih core i3 ditujukan buat Entry Level, core i5 buat mid level, kalo core i7 buat High Level. Terus ketiganya bakal ditanam di dekstop maupun notebook. Selain itu, core i5 dan i7 mengadopsi fitur “Intel Turbo Mode Technology” dimana fitur ini akan mematikan core yang tidak dipakai ketika memproses aplikasi yang hanya membutuhkan single thread, ketika memproses aplikasi single thread, processor akan mengoverclock aliran thread data yang berjalan di atasnya sehingga pemrosesan lebih cepat, sedangkan jika memproses aplikasi yang bukan single thread, core tersebut akan hidup kembali.

Berikut deskripsi lebih jelasnya mengenai ketiga produk ini:

Intel Core i7

Core i7 sendiri merupakan processor pertama dengan teknologi “Nehalem”. Nehalem menggunakan platform baru yang betul-betul berbeda dengan generasi sebelumnya. Salah satunya adalah mengintegrasikan chipset MCH langsung di processor, bukan motherboard. Nehalem juga mengganti fungsi FSB menjadi QPI (Quick Path Interconnect) yang lebih revolusioner.

Intel Core i5
Jika Bloomfield adalah codename untuk Core i7 maka Lynnfield adalah codename untuk Core i5. Core i5 adalah seri value dari Core i7 yang akan berjalan di socket baru Intel yaitu socket LGA-1156. Tertarik begitu mendengar kata value ? Tepat ! Core i5 akan dipasarkan dengan harga sekitar US$186.

Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5 yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5 cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache.

Intel juga meluncurkan Clarksfield, yaitu Core i5 versi mobile yang ditujukan untuk notebook. Socket yang akan digunakan adalah mPGA-989 dan membutuhkan daya yang terbilang cukup kecil yaitu sebesar 45-55 Watt.

Intel Core i3
Intel Core i3 merupakan varian paling value dibandingkan dua saudaranya yang lain. Processor ini akan mengintegrasikan GPU (Graphics Processing Unit) alias Graphics On-board didalam processornya. Kemampuan grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA pada chipset G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan 32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produk Core i3 adalah “Arrandale”.
Berikut Tabel Detail mengenai ketiga produk ini:


haxims.blogspot.com
abcs